Ngobrol di Selasa Sore Part 1
Ngobrol Selasa sore kemarin, mengingatkan saya pada satu hal sederhana, tetapi sangat dalam: orang tua adalah cermin bagi anak-anaknya.
Anak belajar bukan hanya dari nasihat yang kita sampaikan, tetapi juga dari apa yang mereka lihat setiap hari. Ketika orang tua menjaga salat, anak akan melihat bahwa salat adalah sesuatu yang penting. Ketika orang tua menjaga adab, anak pun belajar tentang adab. Begitu pula sebaliknya.
Bahkan dalam sebuah obrolan, muncul contoh sederhana yang cukup menohok:
ketika orang tua mulai malas salat, justru anak yang mengingatkan dan menegurnya. Di situlah kita kembali bertanya kepada diri sendiri:
Kalau fitrah anak belum tumbuh sebagaimana yang kita harapkan, jangan-jangan yang perlu diperiksa terlebih dahulu adalah fitrah orang tuanya. Sudah tumbuh atau justru sedang layu?
Sebab pendidikan anak pada akhirnya bukan hanya tentang bagaimana membuat anak menjadi baik, tetapi juga tentang bagaimana orang tua terus memperbaiki dirinya.
Anak-anak mungkin tidak selalu mendengarkan semua nasihat kita, tetapi mereka hampir selalu memperhatikan apa yang kita lakukan.
Maka, sebelum sibuk memperbaiki anak, barangkali kita perlu lebih sering bercermin dan bertanya:
“Sudahkah saya menjadi teladan yang ingin saya lihat dari anak saya?”
Terima kasih, Abah Apri, untuk obrolan dan kopi sore kemarin.

Post a Comment for "Ngobrol di Selasa Sore Part 1"
Kata Pengunjung: